Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

Kisah Nabi Sulaiman as dan Seekor Semut

Gambar
Sebagaimana yang kita ketahui, Nabi Sulaiman as memiliki mukjizat salah satunya dapat berbicara dengan hewan. Terdapat suatu kisah yang bisa kita ambil hikmahnya tentang interaksi anatara Nabi Sulaiman as dan seekor semut. Suatu ketika, Nabi Sulaiman as bertanya kepada seekor semut, “Wahai semut, dalam setahun berapa jumlah makanan yang engkau makan?” “Dalam setahun, aku bisa menghabiskan 1,5 butir gandum untuk mencukupi kebutuhan makanku” Jawab semut tersebut. Untuk membuktikannya, Nabi Sulaiman as memasukkan semut tersebut ke dalam botol (yang diberi lubang udara) dan memasukkannya juga 1,5 butir gandum ke dalam botol tersebut. Setahun kemudian, botol tersebut pun dibuka, namun semut itu tidak memakan semua gandumnya. Semut tersebut menyisakan setengah butir gandum di dalam botol. Nabi Sulaiman as pun bingung, mengapa semut masih menyisakan setengah butir gandum tersebut, “ Wahai semut, mengapa tidak engkau habiskan? Engkau bekata mampu menghabiskan 1,5 butir gandum dalam waktu...

Kisah Nabi Sulaiman as yang Memberi Makan Ikan Paus

Gambar
  Keinginan Nabi Sulaiman as Memberi Makan Seluruh Makhluk Hidup di Bumi Dikisahkan suatu hari, Nabi Sulaiman as memohon kepada Allah SWT agar dirinya diizinkan untuk memberi makan semua makhluk hidup yang ada di bumi selama setahun penuh. “Tuhanku, perkenankan hamba menyediakan makan untuk semua makhluk-Mu selama setahun penuh” Pinta Nabi Sulaiman as. “Kau tak mungkin sanggup”  jawab Allah SWT. Tidak menyerah, Nabi Sulaiman pun memohon kembali kepada Allah SWT. “Kalau begitu, izinkan hamba menyediakannya dalam sehari saja” Akhirnya, Allah SWT pun mengizinkannya. Nabi Sulaiman memerintahkan seluruh pasukannya, baik kalangan jin dan manusia untuk menyebar dan mendata semua makhluk yang ada di muka bumi. Ia juga meminta mereka memasak dan menyiapkan hidangan selama 40 hari. Tidak hanya pasukan jin dan manusia, kepada angin, Nabi Sulaiman as pun memerintahkan agar tidak bergerak selama 40 haru tersebut, agar tidak menerbangkan makanan yang sedang dipersiapkannya untuk m...

Asiyah binti Muzahim - Perempuan Mulia Ahli Surga

Gambar
Dalam sebuah riwayat dikatakan, bahwa Rasulullah SAW bersabda : " Pemuka wanita ahli surga ada empat. Ia adalah Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulullah, Khadijah binti Khuwalid, dan Asiyah. Bagaimana Asiyah bisa dikatakan menjadi ahli Surga? Sementara ia merupakan istri dari Raja Fir'aun yang terkenal kejam! yuk kita simak kisah selengkapnya! Awal Mula Pertemuan Fir’aun dan Asiyah Dikisahkan, Raja Fir'aun dari Mesir terkenal akan keganasannya dan mengakui dirinya sebagai Tuhan. Setelah ditinggal mati oleh istrinya, Fir'aun hanya hidup seorang diri. Sampai akhirnya, cerita tentang seorang gadis cantik dari keluarga Imran pun sampai ke telinganya. Fir'aun mengutus menteri bernama Haman untuk meminang Asiyah. Orang tuanya pun bertanya kepada Asiyah :  " Sudikah ananda menikahi Fir'aun?". Kemudian Asiyah dengan tegas menolak lamaran tersebut "Bagaimana saya sudi menikahi Fir'aun, sedangkan dia terkenal sebagai Raja yang ingkar kepada A...

Shafiyah binti Huyay - Istri Rasulullah SAW dari Kalangan Yahudi

Gambar
  Latar Belakang Shafiyah Shafiyah atau biasa dipanggil dengan Shofiyah, merupakan anak kesayangan dari pemimpin yahudi, yaitu Huyay bin Akhtab. Shafiyah berasal dari suku Bani Nadhir. Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad SAW, Shafiyah memiliki suami yang bernama Sallam bin Misykam, namun Shafiyah diceraikan. Selanjutnya Shafiyah menikah lagi dengan Kinanah bin Abu Huqaiq yang merupakan seorang penyair. Shafiyah Haus akan Ilmu Pengetahuan Sejak masih muda, Shafiyah sudah gemar akan ilmu pengetahuan. Shafiyah memperlajari sejarah Yahudi, dan menemukan dalam kitab Taurat, bahwa akan datang seorang Nabi penyempurna agama samawi yang datang dari Jazirah Arab. Meskipun begitu, sang Ayah dan kaumnya tetap memusuhi Nabi Muhammad SAW atas dasar faktor kedengkian dan iri hati. Mereka juga menyembunyikan fakta kenabian tersebut kepada Shafiyah, namun pada akhirnya Shafiyah mengetahui fakta kenabian tersebut dari sumber-sumber yang sudah ia baca. Shafiyah pernah bercerita bagaimana Ayah dan P...

Abdurrahman bin Auf - Pemuda yang Masuk Surga dengan Keadaan Merangkak?!

Gambar
  Abdurrahman bin Auf merupakan salah satu sahabat Nabi yang pertama kali masuk Islam. Sahabat Nabi yang satu ini, terkenal akan hartanya yang berlimpah, namun di sisi lain, Abdurrahman bin Auf juga dermawan. Yuk kita saksikan kisah lengkapnya! Latar Belakang Abdurrahman bin Auf Abdurrahman bin Auf dilahirkan di Mekkah pada tahun ke -10 tahun Gajah, tepatnya pada tahun 581 Masehi. Sejak masuk Islam, kecintaan Abdurrahman bin Auf terhadap Allah Subhana Wata’ala dan Rasulnya melebihi rasa cintanya kepada keluarganya. Hambatan Abdurrahman bin Auf dalam Berhijrah Dikisahkan pada suatu hari, saat Rasulullah SAW dan kaum muslimin hendak berhijrah ke Madinah bersama Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf menawarkan kepada istri dan anaknya untuk ikut serta. Namun keduanya menolak dan lebih memilih tinggal di Mekkah. Tanpa ada rasa ragu, Abdurrahman bin Auf pun tetap membulatkan tekatnya unttuk ikut Rasulullah SAW berhijrah. Saat perjalanan hijrahnya ke Madinah, Abdurrahman bin Auf di...

Kisah Uwais Al Qorni - Pemuda Yaman, Sang Penghuni Langit

Gambar
  Dikisahkan, Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib : “Di Zaman kamu nanti, akan lahir seorang manusia yang do’anya sangat makbul. Kamu berdua pergilah cari dia”. Apa yang istimewa dari diri Uwais? Yuk kita simak kisahnya! Latar Belakang Uwais Al Qarni Uwais Al Qorni merupakan pemuda yang miskin dan tinggal di Yaman bersama Ibunya yang sudah sangat tua dengan keadaan lumpuh. Uwais hidup pada zaman Nabi Muhammad SAW, namun tidak sempat bertemu dengan Nabi. Uwais juga memiliki penyakit belang di tubuhnya. Dibalik semua kekurangan yang disebutkan di awal, ada satu keunggulan lain dari diri Uwais, yaitu, ia selalu memuliakan ibunya.  Kisah Uwais ingin Bertemu Rasulullah SAW Pernah suatu hari, Uwais sangat ingin bertemu dengan Rasulullah SAW, oleh karena itu, ia meminta izin kepada Ibunya. Ibunya pun mengizinkan, namun sang Ibu berpesan untuk segera kembali ke Yaman setelah bertemu Rasulullah SAW. Uwais menempuh jarak ribuan kilometer...